Panduan Resmi Perhitungan Gaji Bersih PPh 21 TER & Iuran BPJS Indonesia
Perhitungan gaji bersih atau take-home pay di Indonesia mengalami perubahan signifikan sejak berlakunya skema Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh 21. Memahami komponen slip gaji bukan sekadar memeriksa angka nominal yang masuk ke rekening, melainkan memastikan kepatuhan hak pekerja terhadap potongan wajib ketenagakerjaan dan jaminan kesehatan nasional.
Landasan Regulasi & Rujukan Standar
Regulasi Terkait :
- Pasal 2 ayat (1) PP 58/2023: Pemotongan PPh 21 masa pajak Januari–November menggunakan skema TER Bulanan (Kategori A, B, atau C).
- Pasal 17 ayat (1) huruf a UU HPP No. 7/2021: Penghitungan masa pajak Desember menggunakan tarif progresif tahunan (5% hingga 35%).
- PP No. 44, 45, 46 Tahun 2015 & Perpres No. 64 Tahun 2020: Ketentuan iuran pekerja BPJS Kesehatan (1%) dan BPJS Ketenagakerjaan JHT (2%) serta JP (1%).
Formula Matematis
Seluruh algoritma kalkulator Senara merefleksikan formula undang-undang dan pajak yang berlaku di Indonesia:
Semua penerimaan uang tunai yang bersifat teratur maupun tidak teratur dari pemberi kerja menjadi dasar pemotongan bruto.
Kategori ditentukan oleh status perkawinan dan jumlah tanggungan PTKP (misal TK/0, TK/1, K/0 masuk Kategori A). Tarif TER langsung dikalikan dengan bruto.
Pekerja menanggung 1% BPJS Kesehatan dan 3% BPJS Ketenagakerjaan. Sisa porsi iuran yang lebih besar ditanggung oleh perusahaan pemberi kerja.
Nominal bersih kas yang wajib ditransfer ke rekening bank pekerja pada tanggal penggajian.
Simulasi Gaji Karyawan Swasta Rp8.500.000 (Status TK/0)
Budi bekerja di Jakarta dengan gaji pokok Rp7.500.000 dan tunjangan tetap Rp1.000.000 (Total Bruto Rp8.500.000). Status Budi adalah lajang tanpa tanggungan (TK/0), sehingga masuk Kategori TER A.
| Komponen Simulasi | Nilai Perhitungan |
|---|---|
| Penghasilan Bruto Bulanan | Rp8.500.000 |
| Kategori TER PPh 21 | Kategori A (Tarif 1,5%) |
| Potongan Pajak PPh 21 TER | Rp127.500 |
| Iuran BPJS Kesehatan (1%) | Rp85.000 |
| Iuran BPJS Ketenagakerjaan JHT (2%) | Rp170.000 |
| Iuran BPJS Ketenagakerjaan JP (1%) | Rp85.000 |
| Total Keseluruhan Potongan | Rp467.500 |
| Take-Home Pay Bersih Masuk Rekening | Rp8.032.500 |
Dari penawaran gaji kotor Rp8.500.000, Budi menerima uang bersih Rp8.032.500 per bulan. Total potongan resmi sebesar Rp467.500 (5,5% dari bruto).
Langkah Menggunakan Tools
Periksa Rincian Offering Letter
Pastikan nominal yang tertera pada surat penawaran kerja adalah gaji bruto atau neto sebelum menandatangani kontrak.
Cocokkan dengan Kategori Tanggungan (PTKP)
Pastikan HRD mencatat status pernikahan dan jumlah tanggungan resmi Anda sesuai dokumen Kartu Keluarga terbaru.
Audit Slip Gaji Perdana
Gunakan hasil simulasi kalkulator Senara untuk mencocokkan potongan TER dan BPJS pada slip gaji bulan pertama Anda.
Tanya Jawab Seputar Regulasi & Perhitungan
Kutipan & Sematkan Rujukan Resmi
Gunakan kutipan resmi ini untuk skripsi, tesis, laporan riset, artikel blog, atau dokumen kebijakan SDM Anda sebagai rujukan kalkulasi regulasi yang sah:
Redaksi Senara. (2026). Kalkulator Gaji Bersih (Take-Home Pay) Indonesia: Simulasi & Landasan Regulasi Resmi Republik Indonesia. Senara Hub. Diakses dari https://www.senarahub.com/tools/salary-estimator
