Senara Logo
Senara
PANDUAN & TOOLS PRAKTIS
5 menit baca·

Tools untuk Mengecek IELTS Writing: Bantu Evaluasi Task 1 dan Task 2

Tools untuk Mengecek IELTS Writing: Bantu Evaluasi Task 1 dan Task 2 Menulis IELTS Writing sering kali terasa sulit bukan karena tidak punya ide, tetapi karena

Bagikan Artikel:
Tools untuk Mengecek IELTS Writing: Bantu Evaluasi Task 1 dan Task 2
Foto / Ilustrasi: Senara Creative Hub · Panduan Berita Terverifikasi
Ukuran Font Baca:
100%

Menulis IELTS Writing sering kali terasa sulit bukan karena tidak punya ide, tetapi karena kita tidak tahu apakah tulisan yang dibuat sudah memenuhi standar IELTS.

Apakah grammar sudah cukup baik? Apakah vocabulary yang digunakan terlalu sederhana? Apakah jawaban sudah menjawab pertanyaan dengan jelas? Dan yang paling sering menjadi pertanyaan: “Kalau tulisan saya dinilai IELTS, kira-kira band berapa?”

Di sinilah IELTS Writing checker atau AI writing tools bisa membantu.

Dengan memasukkan tulisan ke dalam tool tertentu, kamu bisa mendapatkan feedback mengenai grammar, vocabulary, coherence, sentence structure, hingga perkiraan skor.

Namun, perlu dipahami bahwa hasil dari AI writing checker bukanlah skor IELTS resmi. Tool tersebut lebih tepat digunakan sebagai alat latihan dan evaluasi awal.

Berikut beberapa tools yang bisa kamu gunakan.


1. Grammarly

Grammarly merupakan salah satu writing assistant yang banyak digunakan untuk memeriksa tulisan berbahasa Inggris.

Tool ini dapat membantu menemukan berbagai masalah seperti:

  • grammar;

  • spelling;

  • punctuation;

  • sentence structure;

  • word choice;

  • clarity.

Untuk IELTS Writing, Grammarly cukup berguna terutama ketika kamu ingin menemukan kesalahan grammar yang berulang.

Misalnya kamu sering menulis:

People is becoming more dependent on technology.

Grammarly dapat membantu mengidentifikasi kesalahan tersebut sehingga kamu dapat memperbaikinya menjadi:

People are becoming more dependent on technology.

Namun, Grammarly bukan IELTS scoring tool. Ia tidak secara khusus menilai tulisan berdasarkan empat kriteria IELTS Writing.

Cocok untuk: memperbaiki grammar dan clarity sebelum melakukan evaluasi IELTS.


2. QuillBot

QuillBot dapat digunakan untuk mengecek dan memperbaiki tulisan bahasa Inggris melalui beberapa fitur seperti grammar checking dan paraphrasing.

Tool ini cukup menarik untuk IELTS karena paraphrasing merupakan kemampuan penting, terutama ketika menulis introduction dan menyampaikan kembali informasi dari soal.

Contohnya:

The number of people using public transportation increased significantly.

Dapat dikembangkan menjadi:

There was a significant increase in the number of people using public transportation.

Namun, jangan menggunakan fitur paraphrasing hanya untuk membuat tulisan terlihat lebih “advanced”.

Dalam IELTS, penggunaan vocabulary dan struktur kalimat harus tetap natural dan sesuai konteks.

Cocok untuk: grammar checking dan latihan paraphrasing.


3. Write & Improve

Write & Improve dari Cambridge English merupakan platform yang dirancang untuk membantu pembelajar bahasa Inggris berlatih writing.

Pengguna dapat menulis teks dan memperoleh feedback otomatis mengenai tulisannya.

Keunggulan platform seperti ini adalah kamu bisa menggunakannya sebagai bagian dari latihan menulis secara rutin, bukan hanya ketika ingin mengetahui perkiraan skor.

Misalnya, kamu dapat membuat kebiasaan:

1 essay → submit → lihat feedback → revisi → submit kembali.

Cara seperti ini dapat membantu kamu melihat apakah kesalahan yang sama terus muncul dalam tulisan.

Cocok untuk: latihan writing secara rutin dan mendapatkan feedback otomatis.


4. IELTS Writing Checker Berbasis AI

Saat ini terdapat berbagai AI writing checker yang secara khusus memposisikan dirinya sebagai alat untuk latihan IELTS.

Biasanya pengguna dapat memasukkan:

  • IELTS Writing Task 1;

  • IELTS Writing Task 2;

  • pertanyaan IELTS;

  • essay yang sudah ditulis.

AI kemudian memberikan analisis terhadap beberapa aspek tulisan.

Beberapa tool bahkan mencoba memberikan estimasi berdasarkan empat kriteria IELTS Writing:

Task Achievement / Task Response

Apakah pertanyaan sudah dijawab dengan baik?

Coherence and Cohesion

Apakah ide tersusun secara logis dan hubungan antarparagraf jelas?

Lexical Resource

Apakah vocabulary cukup beragam dan digunakan secara tepat?

Grammatical Range and Accuracy

Apakah grammar akurat dan menggunakan variasi struktur kalimat?

Fitur seperti ini dapat membantu karena kamu tidak hanya melihat apakah grammar benar, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai kualitas essay secara keseluruhan.

Namun, hasil band dari AI tetap harus dianggap sebagai estimasi, bukan prediksi pasti.


5. ChatGPT

AI generatif seperti ChatGPT juga dapat digunakan sebagai IELTS Writing evaluator jika diberikan instruksi yang jelas.

Misalnya kamu dapat memberikan prompt:

Act as an IELTS Writing examiner. Evaluate my essay based on the four official IELTS Writing criteria: Task Response, Coherence and Cohesion, Lexical Resource, and Grammatical Range and Accuracy. Give me detailed feedback and an estimated band score. Do not rewrite the entire essay before explaining my mistakes.

Kemudian masukkan essay kamu.

Agar feedback lebih berguna, kamu juga bisa meminta AI untuk membuat tabel:

IELTS Criteria Feedback Estimated Level
Task Response ... ...
Coherence & Cohesion ... ...
Lexical Resource ... ...
Grammar ... ...

Setelah mendapatkan feedback, jangan langsung meminta AI membuat essay baru.

Lebih baik tanyakan:

What are the three biggest problems in my essay that are preventing me from reaching Band 7?

Pertanyaan seperti ini dapat membantu kamu mengetahui prioritas perbaikan, bukan sekadar melihat daftar kesalahan.


Apakah IELTS Writing Checker Bisa Memberikan Skor yang Akurat?

Ini bagian yang perlu diperhatikan.

Jika sebuah tool memberikan hasil:

Estimated Band: 7.0

jangan langsung menganggap bahwa essay tersebut pasti mendapatkan Band 7 ketika diperiksa oleh examiner.

AI writing checker dapat membantu menemukan pola kesalahan, tetapi penilaian IELTS melibatkan evaluasi terhadap keseluruhan respons berdasarkan kriteria resmi.

Ada kemungkinan dua tools memberikan estimasi berbeda untuk essay yang sama.

Misalnya:

Tool A: Band 6.0
Tool B: Band 6.5
Tool C: Band 7.0

Perbedaan seperti ini menunjukkan bahwa angka yang diberikan AI sebaiknya diperlakukan sebagai indikator latihan, bukan nilai resmi.

Jadi, manfaat utama IELTS Writing checker bukan:

“Berapa skor saya?”

tetapi:

“Apa yang harus saya perbaiki agar tulisan saya lebih baik?”


Cara Menggunakan IELTS Writing Checker dengan Benar

Daripada hanya memasukkan essay lalu melihat angka band, gunakan proses berikut.

Step 1 — Tulis Essay Tanpa Bantuan AI

Kerjakan terlebih dahulu dalam kondisi seperti tes sebenarnya.

Misalnya:

Task 2 — 40 menit

Jangan menggunakan AI atau grammar checker selama menulis.

Tujuannya agar kamu mengetahui kemampuan sebenarnya.

Step 2 — Masukkan Essay ke Writing Checker

Setelah selesai, gunakan tool untuk mendapatkan feedback.

Perhatikan:

  • grammar yang sering salah;

  • vocabulary yang terlalu repetitif;

  • masalah paragraphing;

  • cohesion;

  • apakah semua bagian pertanyaan sudah dijawab.

Step 3 — Cari Pola Kesalahan

Jangan hanya memperbaiki satu kesalahan.

Misalnya kamu menemukan:

people is
government have
technology make

Ternyata masalah utamanya adalah subject-verb agreement.

Maka yang perlu dipelajari bukan hanya tiga kalimat tersebut, tetapi konsep grammar-nya.

Step 4 — Rewrite Essay

Setelah memahami kesalahan, tulis kembali essay tersebut.

Cobalah memperbaikinya tanpa sekadar menyalin versi AI.

Step 5 — Bandingkan

Bandingkan essay pertama dengan essay kedua.

Tanyakan:

  • Apakah argument saya lebih jelas?

  • Apakah grammar lebih akurat?

  • Apakah vocabulary lebih bervariasi?

  • Apakah paragraphing lebih baik?

  • Apakah saya masih melakukan kesalahan yang sama?

Inilah bagian yang paling penting dari penggunaan AI.


Jangan Terlalu Bergantung pada AI

AI writing checker memang praktis, tetapi ada risiko jika digunakan secara berlebihan.

Salah satunya adalah AI dapat membuat tulisan kita terlihat lebih baik daripada kemampuan sebenarnya.

Misalnya kamu menulis:

In my opinion, technology has many benefit for people.

AI dapat memperbaikinya menjadi:

In my opinion, technology offers numerous benefits to modern society.

Kalimat kedua memang lebih polished.

Tetapi jika kamu hanya menyalin hasil tersebut, kamu belum tentu belajar mengapa kalimat pertama salah atau bagaimana membuat kalimat serupa sendiri.

Karena itu, gunakan AI dengan pola:

Write → Check → Understand → Rewrite → Repeat

bukan:

Write → AI Rewrite → Copy


Tools Mana yang Bisa Digunakan?

Berikut gambaran sederhananya:

Tool Grammar Vocabulary IELTS-specific feedback Paraphrasing Cocok untuk
Grammarly ✓ ✓ Terbatas — Grammar & clarity
QuillBot ✓ ✓ Terbatas ✓ Paraphrasing
Write & Improve ✓ ✓ Latihan writing — Latihan rutin
AI IELTS Checker ✓ ✓ ✓ Tergantung tool Evaluasi IELTS
ChatGPT ✓ ✓ Bisa dengan prompt ✓ Feedback & latihan

Fitur dan kemampuan setiap platform dapat berubah, sehingga sebaiknya periksa fitur terbaru langsung pada platform yang digunakan.


Strategi Sederhana untuk Menaikkan IELTS Writing

Jika targetmu adalah meningkatkan skor Writing, jangan menjadikan band score dari AI sebagai satu-satunya indikator.

Gunakan tiga indikator:

1. Accuracy

Apakah grammar dan spelling semakin sedikit kesalahannya?

2. Clarity

Apakah pembaca dapat memahami argument yang kamu sampaikan?

3. Task Response

Apakah kamu benar-benar menjawab pertanyaan yang diberikan?

Misalnya kamu melakukan latihan selama empat minggu.

Minggu 1:
Banyak grammar mistakes.

Minggu 2:
Grammar mulai membaik, tetapi vocabulary masih repetitif.

Minggu 3:
Vocabulary membaik, tetapi argument belum cukup dikembangkan.

Minggu 4:
Essay lebih terstruktur dan kesalahan grammar berkurang.

Progress seperti ini sering kali lebih informatif daripada hanya melihat angka:

5.5 → 6.0 → 6.5


Kesimpulan

IELTS Writing checker dapat menjadi partner latihan yang berguna untuk mengevaluasi essay sebelum mendapatkan feedback dari manusia.

Tools seperti Grammarly dan QuillBot dapat membantu pada aspek bahasa, sementara platform writing practice dan AI evaluator dapat digunakan untuk mendapatkan feedback yang lebih dekat dengan kebutuhan IELTS.

Namun, jangan menganggap estimated band score dari AI sebagai nilai resmi IELTS.

Gunakan hasilnya untuk menemukan pola kesalahan, memahami kelemahan, kemudian menulis kembali dengan kemampuanmu sendiri.

Pada akhirnya, tujuan menggunakan AI bukan untuk membuat essay yang terlihat seperti ditulis AI.

Tujuannya adalah membantu kamu menjadi penulis yang lebih baik.

Kalender Beasiswa 2026
Sedang Mempersiapkan Studi Lanjut S1, S2, atau S3?

Telusuri 78+ program beasiswa dalam & luar negeri (LPDP, AAS, Chevening, MEXT) lengkap dengan hitung mundur batas pendaftaran di Direktori Beasiswa Senara.

Buka Direktori Beasiswa
Bagikan Artikel:
Senara

Senara

VERIFIED AUTHOR

Editor

Penulis dan periset di Senara yang fokus mengulas dinamika dunia kerja, kebijakan karier, beasiswa, dan panduan praktis untuk generasi muda Indonesia.

Buletin Senara

Satu email mingguan untuk navigasi karier, beasiswa, dan kerja mandiri.

Dikurasi langsung oleh tim redaksi: rangkuman deadline beasiswa terdekat, update regulasi ketenagakerjaan, dan rilis kalkulator baru. 100% bebas biaya, tanpa spam promosi harian.

Artikel & Panduan Terkait

Lihat Semua di Edukasi & Beasiswa →